Rental mobil

Labels

Feature

Categories

GameCategory

Label 7

Diberdayakan oleh Blogger.

Label 8

Label 5

Label 6

Label 3

Label 4

Label 1

Label 2

Senin, 01 April 2013

Candi Prambanan Memuat Cerita Menarik dari Masa Kejayaan kerajaan HIndu di Jawa


Candi Prambanan merupakah warisan sejarah yang sangat artistic, candi Prambanan memiliki ceita kerakyatan yang sangat kental dengan budaya Hindu. Candi ini di bangun pasa masa raja rakai pikatan dan rakai Belitung di abad ke-10. Candi ini berdiri kokoh dengan ketinggian 47 meter ( 5 meter lebih tinggi dari candi Borobudur. Sehingga bangunan ini mebuktikan masa kejayaan dari kerajaan Hindu di Indonesia. Candi Prambanan terletak tidak jauh dari pusat kota jogja( sekitar 17 km.



 Candi prambanan merupakan pencitraan dari suatu legenda cerita rakyat yaitu ada seorang lelaki yang bernama bandung Bondowoso ingin menepati janjinya dengan membuat candi 1000 arca dalam waktu 1 malam. Karena Bandung bondowoso ingin mempersunting Roro Jongrang yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Janji itu hamper terpenuhi apabila Roro Jongrang tidak meminta warga kampung untuk menumbuk padi dan meminta membakar api agar terlihat suasana seperti pagi. Karena Bandung Bondowoso tidak dapat menempati janjinya dan hanya dapat membuat 999 arca candi, akibat kecurangan yang di lakukan oleh Roro Jongrang, makan Bandung Bondowoso mengutuknya jadi  patung  yang keseribu kalinya.

 Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.
Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.
Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti 'terbit' atau 'bersinar', biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).
Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atau Pha Krut.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati indahnya canti Prambanan anda bias melakukan perjalan kira-kira sekitar 1 jam dari arah kota Jogjakarta…selamat berlibur yah……..Welcome to Jogjakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About